26 Mei 2009

Rahasia Dibalik Rencana Fatwa Ulama Jatim : Facebook Haram

BY Nunung Indrianto IN , 17 comments

Beberapa hari ini para Facebook'ers cukup resah dengan adanya pemberitaan tentang rencana dikelurkannya Fatwa Ulama Jatim bahwa Facebook hukumnya Haram. Mungkin yang belum pernah merasakan bagaimana "asyiknya" ber-Facebook ria, hal ini tidak terlalu bermasalah. Tetapi bagi mereka yang sudah "terlanjur cinta" (halah) apalagi sudah merasakan manfaat dan dahsyatnya Facebook, tentu hal ini meresahkan. Kenapa? Karena di Facebook orang bisa bersilaturahmi dengan teman atau saudara yang sudah puluhan tahun tidak bertemu, atau bisa juga berbisnis dengan memberikan iklan atau langsung chatting dan menawarkan bisnis kita ke orang lain. Memang benarkah, Ulama itu mengharamkan Facebook?
Selain itu, yang lebih dahsyat lagi, Facebook juga telah dijadikan para tokoh ulama untuk menyebarkan dakwah dan syiar Islam. Paling tidak, saya sudah mengalami sendiri, ketika Opick Tomboati (Sosok Penyanyi Religi Islami) menjadi salah satu Friends saya di FB. Sudah banyak tulisan-tulisan dia yang berbentuk postingan Status FB yang bernilai syiar ataupun kental dengan ajakan untuk selalu mengingat, dan mensyukuri karunia Allah SWT.

Nah, berita-berita adanya rencana dikeluarkannya Fatwa tentang Facebook haram ini tentu mengundang tanya tanya besar. Sampai-sampai Bang Opick sendiri menulis dalam statusnya :

Opick Tomboati : apakah menjadi haram seluruh pasar 2 kt jk terjadi maksiat disalah satunya, apakah menjadi haram seluruh pantai indah krn ad maksiat disebagian darinya, apakah menjadi haram seluruh penginapan2 kt krn terjadi maksiat di sebagian darinya, apakah menjadi haram kampus2 krn ada maksiat disebagian darinya, apakah menjadi haram kantor 2 kita krn ada maksiat di sebagian darinya, APAKAH MENJADI HARAM FB KITA?


Sory bang Opick, saya comot status FB-nya....Insya Allah untuk kebaikan. Wah kalau bang Opick sudah bertanya begitu, tentu saya dan para FB'ers yang laen juga semakin bertanya. Ulama-ulama jatim nih kenapa sih? Akhirnya saya berhasil menemukan artikel tentang Rahasia Dibalik rencana Fatwa Facebook haram oleh ulama Jatim.

Artikel itu saya dapat dari blog ini http://dafhy.net/2009/05/23/dibalik-rencana-fatwa-haramnya-facebook. Begini tulisan itu :


Tak dipungkiri di dalam situs itu (baca: Facebook dan Friendster) terjadi juga proses pencarian calon pendamping hidup ataupun jodoh. Nah di Islam Mencari jodoh yang belum diketahui orangnya itu haram. Sebab, akan cenderung memicu perbuatan iseng dan pornografi.

Pada pertemuan para ulama dalam acara bahtsul massail (pembahasan masalah) putri XI di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, memutuskan mengharamkan mencari jodoh melalui situs jejaring sosial semacam Facebook dan Friendster dan hanya memperbolehkan menggunakan situs jejaring sosial untuk kebutuhan syariat. Kebutuhan ini semisal muamalat atau jual-beli, dakwah dan tablig.

Di dalam diskusi para kyai itu, mereka menganjurkan kepada para pengguna facebook untuk lebih mengontrol penggunaannya, jangan sampai keluar dari norma-norma agama. Dan jangan sampai menggunakan facebook seperti friendster, karena Friendster sudah mengarah ke pornografi. Usut punya usut rupanya salah satu ulama di Lirboyo mempunyai account friendster dan pernah mendapatkan kiriman gambar porno.

Keputusan dalam bahtsul massail ini akhirnya dilimpahkan ke MUI Jatim. Keputusan itu disambut baik oleh Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur. Mereka mendukung keputusan yang ditelurkan forum bahtsul massail Ponpes Lirboyo itu.

Menurut para ulama yang datang dalam acara bahstul masail, jejaring sosial seperti fecebook dkk termasuk dalam kategori khalwah (mojok) yang sangat rentan terhadap kemaksiatan.

Fatwa ini belum terealisasi dan hanya sebatas rencana. dan yang perlu di garis bawahi dalam acara bahstul massail di Lirboyo itu adalah mereka hanya memfatwakan haram menggunakan situs jejaring sosial(dalam hal ini facebook) untuk mencari jodoh.


Nah, sekarang apa hikmahnya? Saya sih santai saja...Facebook saya clean dan bersih....soalnya sudah saya sapu tiap hari. Halah. Sudahlah, menurut saya pribadi, apapun di dunia ini tergantung manusianya. Kecuali sudah dituliskan dalam Kitab Suci Al Qur'an, mana yang halal, mana yang haram. Jika kita menggunakan pisau dapur untuk membunuh seseorang yang lain hingga mati, apakah terus diharamkan seluruh penggunaan pisau dapur???

17 komentar:

  1. mmm, enjoy aja wis, yang penting ndak kita gunakan untuk hal yang neko neko. kalo semua jadi di haramkan, lah repot nantinya ;) ( kecuali yang sudah tercantum dalam kitab suci Al Qur'an.

    Untuk hal ini, aku kira MUI cukup mengingatkan saja kepada para pengguna, agar tidak digunakan untuk hal2 yang negatif. Jangan langsung pukul rata HARAM gitu.

    Soale, dengan adanya FB ini untukku sendiri, jadi makin tambah erat dengan teman2, baik itu teman lama ato teman yang baru.

    Banyak manfaat positifnya buatku.

    BalasHapus
  2. mantaaapfs......!!!! pertamaxx cak..hihii

    BalasHapus
  3. Yahhh... capek kadang kalo mikirin haram ama halal. Ngapain musti menganggap situs pertemanan sebagai ajang cari jodoh dan perselingkuhan. Padahal banyak sarana lain yang menuju ke arah sana yang justru gak diharamkan.

    Contohnya saja... maen golf. Ups... salah ya

    BalasHapus
  4. wah.. mau juga donk Facebook-nya disapu tiap hari.. hahaha... :D kita uda jadi friends blm nih di FB??

    BalasHapus
  5. @Anthony: iya bener bang, maen golf aja....ati2 aja sih, ada virus R4N1...qwqwq
    @Blogger magazine: iya ya? blum ya....:)

    BalasHapus
  6. Facebook, Friendster adalah sebuah layanan yang dibuat untuk saling mengenal antara manusia yang satu dengan yang lainnya, agar saling mengenal. "wa'tashimuu bihablillahi jamian walaa tafarraqu.. "
    Tapi, semua itu tergantung dari orang yang menggunakannya. Kalo tujuannya baik apa salahnya? Kalo kita lihat pada saat daftar ke Facebook, or Fs, biasanya ada perhatian bahwa tidak diperbolehkan memasang sesuatu yang berbau pornografi dll, nah itu kan sudah sebagian daripada tujuan facebook, fs tu bukan untuk hal-hal yang negatif. Mungkin hanya orang-orang tertentu saja yang otaknya pada kotor yang menyalahgunakan. HEeeeheee
    Kalo facebook diharamkan, gak bisa maen poker donk....padahal chip saya lumayan banyak low... hhahahhahha.....
    ni Nanang Mas. Arek Sumbawa.

    BalasHapus
  7. @nanang: sip. btul sekalee. semua memang trgntung yg make. Mobil, Jalan, Gedung, bahkan sekolah, kampus pun akan menjadi haram apabila ternyata digunakan hal-hal maksiyat dan dholim. Piye warnete, rame? Besok aku ke sana...sekarang agak sakit nih. salam buat Mas Imam dan Wawan.

    BalasHapus
  8. alhamdulillah.. mas, tadi sore sempat full.. oke tak salamkan..
    mang sakit apa mas?

    BalasHapus
  9. @nanang: flu nang...oke. mudah2an rame terus ya..:)

    BalasHapus
  10. amiiin.. cepet sembuh ya mas...

    BalasHapus
  11. Hal apapun gak hanya di facebook klo disalah gunakan dan sifatnya menyimpang dari ajaran agama tentu sangat dilarang,,tetapi jika kita mampu menggunakannya dgn benar, baik itu FB,FS,YM dll pasti akan memberikan banyak manfaatnya bagi kita.
    buat pemilik blog,,,ayoo lanjut teyus maen pesbuuknya!!

    BalasHapus
  12. @Semuanya, out of topic, nah klo Cari Jodoh aja yg diharamkan, gimana dengan main Poker di Facebook? apakah tergolong Judi? (klo di katakan Judi, kan barang bukti berupa uangnya ga ada?)

    BalasHapus
  13. @anonim: thank 4 your comment...

    BalasHapus
  14. setuju pak.
    Saya baru baca info ini. Tapi dari awal saya sudah menduga kalo berita fatwa haram ini tidak benar. Saya yakin ulama2 itu pinter2 kok. Kalo yg diharamkan penggunaan yg keliru ya gapapa to. Pisau dipakai untuk membunuh jg melanggar hukum (di "haram" kan oleh negara).
    Menurut saya itu bukan masalah besar. Hal ini jadi heboh karena bisa2nya media pers salam plintir2 kata aja...

    BalasHapus
  15. @anonim: ya, ulama2 kita emang sudah pinter2..kadang2 kita yang apriori dulu atau terlalu cepat menyimpulkan....mudah2an ulama2 kita bisa terus menjadi panutan dan tempat untuk mengadu soal agama...kalo ulama terus ngawur, kita mau mengadu pada siapa....ehehehe....thanks anonim...btw, kok anonim sih? :))

    BalasHapus
  16. Hmm...
    Berfacebook ria...
    Anda bahagia Palestina berduka.....

    "Facebook=Crime"

    BalasHapus
  17. @fajar setya hadi: terimakasih...kita semua berduka dan prihatin dengan kondisi palestina. kita juga prihatin dan berduka dengan peristiwa pemboman di jakarta. But, facebook is nothing special relation with all. sebagaimana anda menggunakan blogspot untuk ngeblog, facebook juga sarana untuk berbagi, tak ubahnya seperti hape yang anda miliki untuk sms-an. Terimakasih kunjungannya...jika merasa tidak nyaman dengan tulisan saya, saya siap untuk berdiskusi via imel atau ym (jinggo_gojing)...piss.

    BalasHapus

Bagaimana pendapat Anda tentang tulisan di Blog Nindrianto ini? Speak up your mind...

It's Me !