15 Agustus 2016

Hobi dan Rutinitas, pilih mana?

BY Nunung Indrianto 1 comment

Senin, 15 Agustus 2016

Kubuka lembaran blog ini lagi. Ah, basi banget ya. Ya tapi memang begitu kenyataannya. Untuk beberapa waktu blog ini kosong lagi tanpa postingan. Memang itu adalah kenyataan, tidak mudah meluangkan waktu untuk menulis di sela-sela kesibukan kantor. Atau tidak mudah juga meluangkan waktu untuk ngantor di sela-sela aktivitas menulis? Hehe. Salah ya?

Kemudian ada pertanyaan, enak mana sih melakukan hobi atau bekerja rutinitas? Tentu yang ideal adalah jawabannya bekerja sambil menyalurkan hobi, apalagi jenis pekerjaannya adalah hobinya juga. Nah, itu ideal banget. Masalahnya, apa semua pada kondisi ideal? Nggak juga kan..?

Banyak yang merasa pekerjaannya sehari-hari adalah pekerjaan rutinitas semata, membosankan dan sekedar memenuhi tuntutan mencari penghasilan. Maka tidak jarang, ada seorang guru yang juga menjadi pelukus, ada pekerja kantoran yang juga nyambi penyanyi kafe atau seorang karyawan swasta yang menjadi jasa konsultasi bisnis. Ada apa? Apa melulu soal money? Mungkin iya, ada faktor income juga. Tetapi ada sekian persen, mereka semua adalah sebenarnya mencari kesenangan semata. Ada perasaan kepuasan ketika hobi itu tersalurkan.

Dulu sekali, ketika masih aktif menulis untuk mencari penghasilan dari dunia maya, rutinitasku adalah menulis. Itulah kondisi ideal. Hobi yang menjadi rutinitas. Enak banget... apalagi hobi yang menghasilkan duit. Lol.

Tapi, kembali pada soal kenyataan, apapun memang harus kita hadapi dan jalani dengan senang hati. Seperti dalam pramuka itu kan? Selalu senang hati dan riang gembira, di mana saja kapan saja. :)

So, seboring apapun kerjaan rutinitas kita, pasti ada titik di mana kita menemukan kesenangan di sana. Dan sesenang apapun hobi kita, tentu pada suatu saat kita menemukan masalah di sana. Tidak mendoakan hal buruk sih, tapi mari belajar menyikapi dengan bijaksana apa yang kita hadapi saat ini. :)

It's Me !